8 Juli 2008

Penjelasan Pengunduran diri

Alkisah ada seorang engineer bernama Prayitno, ST yg bekerja di pabrik
manufaktur elektronik Jepang, ni orang baru aja lolos tes perusahaan
BUMN yg mengelola gas alam (jelas gede duitnya) dan mau
resign, berikut ini perdebatannya dengan manajernya kita singkat aja
ya, manajer = M, dan prayitno = P

M = edan kowe yo prayitno, lagi S-2 dah mau resign, dimana morality kamu?
P = morality saya ikut berlari bersama morality perusahaan, yg nyuruh
karyawannya lembur2 melebihi aturan pemerintah ampe sakit tapi
tunjangan kesehatan gak full

M = sebenernya mau kamu apa? dimana-mana kerja itu sama. Saya udah
menjalani 2 company sebelum ini
P = karena kerja dimana2 itu sama, makanya saya gak ragu resign pak,
wong sama aja kok, cuma rewardnya yg beda tho.... ya saya pilih yg
rewardnya lebih

M = kenapa kamu gak mencoba profesional disini aja, klo alasannya
reward, kan nanti karir serta salary kamu juga bakal naik kalo kamu
bertahan
P = kenapa saya harus nunggu, klo ada company yg nawarin itu skarang?

M = tapi sayang sekali, saya pandang kamu yg paling berpotensi diantara yg lain
P = bapak udah ngomong gitu ke semua engineer yg resign sebelum saya

M = tidak, ini serius, kamu memiliki potensi besar, disini kamu bisa
sukses! daripada kamu memulai lagi dari bawah di company lain yg belum
ketauan ntar disana kamu bakal sukses ato gak
P = disini juga sama aja saya blum tau bakal sukses apa gak, wong
namanya masa depan kok. Sama2
gak ketauan, tapi yg satu awalannya lebih baik, ya pilih yg lebih baik
dunk......

M = maksud kamu lebih baik itu apa? money? uang itu bukan segala2nya
P = kalo emang begitu ngapain company costdown gaji saya, apa artinya
uang segitu untuk mempertahankan eksistensi engineer

M = Kita kan tidak hanya mengejar uang. Kalo orientasi kamu hanya uang, kamu
hanya mengejar "live". No difference with kambing, Bekerja hanya untuk
bertahan hidup, Kamu itu engineer!!!! harus berorientasi pada yg lebih
mulia, bekerja untuk berkarya, untuk mengembangkan diri
P = saya pengennya seperti itu, makanya saya resign. Gimana saya mau lepas dari
orientasi "live" kalo tiap bulan saya harus pusing mikir bayaran kos,
pulsa, makan, ngirim ortu, nabung buat merit. Naaaa skarang ada
company yg nawarin itu, salary yg membuat saya tenang, tak berpikir
lagi tentang
"live exixtency". So, boleh dunk saya ambil untuk menaikkan derajat
pekerjaan saya

M = prayitno.... kalo kmu ngejar yg lebih baik, gak akan abis2....
selalu ada yg lebih baik. saya sudah mengalaminya di 2 company
terdahulu
P = emang gak bakal abis pak.... karena itu, ngapain saya abisin disini?
mending saya terus2an dapet yg lebih baik ampe brenti karena cape.
lagian Bapak juga nyatanya bisa brenti kan?

M = inilah yg membuat bangsa kita gak maju2. Oportunis. Orang jepang
maju karena loyal
P = loyalitas tu kata2 pembenaran buat ngegaji orang dibawah level
pendidikannya pak. Betul jepang itu maju. Tapi lihatlah, terjadi
ketimpangan karir antara lelaki dan wanita. karena lelakinya gila
kerja semua, mereka jarang menemui anaknya, akibatnya istri2 mereka
harus mengimbanginya, ngalah keluar dari kerja buat nambal waktu bapak
yg hilang untuk anak2nya karena bokapnya lebih cinta kerja daripada
mereka. Tanya deh cewek jepang, lelaki jepang tu paling gak romantis.
Cw  bawa tas berat aja dicuekin

M = tapi dimana responsibility kamu?
P = responsibility tu apa pak? perasaan dulu saya pernah punya, pas
awal2 masuk disini, tapi kata2 itulah yg dijadikan pembenaran untuk
menindas saya. Atas nama responsibility, saya mengorbankan kesehatan
untuk ketepatan schedule launching produk yg jelas2 merupakan
percepatan uang masuk ke kantong pemilik saham.
Betul, manusia harus punya responsibility. Apa responsibility paling
utama? keluarga. Anak dan istri adalah amanah dari Yg Diatas.

M = kamu kurang bersyukur, masih banyak orang yg susah dapet kerjaan
P = saya dah diterima Pak, itu rejeki dari Yg Diatas, Klo gak saya
ambil, itu yg namanya gak bersyukur. Yg Diatas itu tau kebutuhan kta.
Makanya Dia memberi saya kerjaan baru, mungkin karena kebutuhan saya
meningkat. Selain itu, Yg Diatas juga memberi pekerjaan pada satu
orang pengangguran yg akan menggantikan posisi saya disini setelah
resign

M = EDAN KOWE PRAYITNOOOOO! !!!! kalo gitu aku ikut kamu resign...... ....
P = Ngga bisa pak.... kowe wis tuwo. Cuma bisa ngelamar ke yg sesuai
background. ...

26 Juni 2008

Mulai Tahun 2009 Ke Luar Negeri tidak dipungut Fiskal

Monday, 23 June 2008 00:47
Kabar gembira bagi pemilik nomor pokok wajib pajak atau NPWP. Mulai tahun
2009, semua calon penumpang penerbangan atau pelayaran menuju ke luar
negeri akan dibebaskan dari kewajiban membayar biaya fiskal jika
menunjukkan bukti kepemilikan NPWP. Kebijakan ini diterapkan karena
pemerintah dan DPR ingin mendorong orang untuk memiliki NPWP sehingga
jumlah pembayar pajak di dalam negeri akan semakin banyak.

Hal itu merupakan keputusan Rapat Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang
Pajak Penghasilan OftUU PPh) yang terdiri atas wakil dari 10 fraksi di DPR
serta pemerintah.

Keputusan tersebut diungkapkan Ketua Panitia Khusus Paket RUU Perpajakan
Melchias Markus Mekeng di Jakarta, Minggu (22/6).

Saat ini semua penumpang pesawat terbang atau pelayaran internasional yang
berangkat dari bandar udara atau pelabuhan internasional di Indonesia
wajib membayar biaya fiskal Rp 1 juta per orang. Ini merupakan salah satu
sumber penerimaan negara bukan pajak bagi pemerintah.

Dengan adanya keputusan Panitia Kerja RUU PPh itu, semua penumpang yang
berusia 21 tahun ke atas wajib membayar fiskal kecuali yang bersangkutan
bisa menunjukkan NPWP.

Jika ada anak atau istri yang hendak bepergian ke luar negeri, mereka bisa
bebas fiskal asal menunjukkan NPWP ayah atau suami. Hal itu dimungkinkan
karena Indonesia menganut prinsip satu NPWP dalam satu keluarga. “Namun,
jika penumpang itu sudah berusia 21 tahun ke atas dan tidak memiliki NPWP,
dia wajib membayar fiskal yang tarifnya ditetapkan menyusul oleh
pemerintah,” ujar Melchias.

Tingkatkan daya tarik

Menurut Melchias, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik
Indonesia di mata orang asing. Selama ini hanya Indonesia di negara
kawasan yang menerapkan kewajiban fiskal, sementara negara-negara tetangga
Indonesia, terutama Malaysia dan Singapura, telah membebaskan biaya fiskal
sejak lama.

Saat ini jumlah pemilik NPWP efektif atau yang benar-benar memiliki
identitas jelas mencapai 6 juta orang. Namun, jumlah wajib pajak badan
yang benar-benar membayar pajak baru sebanyak 1,3 juta, sedangkan wajib
pajak orang pribadi yang membayar pajak mencapai 1,1 juta orang.

Direktur Jenderal Pajak Darmin Nasution mengatakan, pembebasan bea fiskal
dari pemilik NPWP bisa mendorong efektivitas program ekstensifikasi pajak.

Direktur Penyuluhan Pajak Joko Slamet Suryoputro menambahkan, dulu fiskal
diberlakukan untuk membatasi orang ke luar negeri.

=================================================

comment: saat ini di dunia hanya dua negara saja yang menetapkan pungutan fiskal kepada warganya yang hendak ke luar negeri. jadi sepertinya sudah saatnya dicabut.

komentar dari pak Dirjen: Ditjen Pajak rela kehilangan penerimaan Fiskal demi NPWP

Pungutan Fiskal merupakan pendapatan yang dapat dikreditkan pada waktu penghitungan Pajak Penghasilan pada akhir tahun. Jadi Secara teori tidak ada penerimaan pajak yang hilang akibat peraturan baru ini. Terang saja rela hehehe. Mungkin asumsi pak Dirjen adalah masih banyak yang tidak mengkreditkan Fiskal ini pada SPT Tahunan Pajak Penghasilannya yah…

26 Mei 2008

IDIOTS ON THE COMPUTER

Jika Anda merasa gaptek soal komputer, jangan kuatir. Bukan Anda saja yang
merasa demikian. Jim Cartlon, seorang jurnalis Wall Street Journal,
baru-baru ini mengumpulkan keluhan dari para konsumen komputer Amerika. Dan
ternyata keluhan mereka jauh lebih “idiot” daripada yang kita kira. Berikut
petikan keluhan2 konsumen yang super konyol & “super moron” itu :

1. Compaq pernah mempertimbangkan untuk mengubah perintah “Press ANY Key”
menjadi “Press ENTER Key” dikarenakan banyaknya telefon yang menanyakan
letak tombol “ANY” di keyboard.

2. AST Technical Support menerima laporan konsumen karena kesulitan
menggunakan mouse. Saat Techinal Support berkunjung, mereka menemukan mouse
tersebut tidak bisa digunakan… karena masih terbungkus rapi di dalam
plastiknya. Penggunanya (seorang wanita) punya phobia (ketakutan) pada mouse
(tikus) sehingga tidak berani mengeluarkannya dari dalam plastik.

3. Di tahun 1980-an, ketika disket masih berukuran besar, Teknisi Compaq
pernah menerima keluhan seorang konsumen yang disketnya tidak terbaca oleh
drive-disk komputer. Setelah diselidiki, ternyata konsumen itu sebelumnya
memasukkan disket ke dalam mesin tik dan mengetikkan label yang tertempel di
disket itu.

4. Sebuah keluhan lain dari konsumen AST yang mengatakan disket mereka
terkena virus yang sulit dibersihkan. Petugas AST meminta orang itu
mengirimkan kopi disket yang terinfeksi itu untuk dipelajari. Beberapa hari
kemudian, petugas AST menerima foto kopi disket dari konsumen tersebut.

5. Seorang konsumen DELL mengeluhkan kalau dia tidak dapat mengirimkan fax
via komputer. Setelah diarahkan selama 40 menit lewat telepon, petugas DELL
menemukan kalau konsumen itu mencoba mengefax via komputer dengan cara
menempelkan kertas yang akan di fax di depan monitor.

6. Seorang konsumen DELL lain mengeluh karena keyboard yang digunakannya
sudah tidak bisa berfungsi sejak dibersihkan. Ketika ditanya caranya
membersihkan keyboard, dia menjelaskan, “Saya mencuci dan menggosok semua
bagian keyboard dengan sabun, lalu membilasnya dengan air, dan menjemurnya.”

7. Seorang konsumen DELL marah besar karena tidak bisa menyalakan komputer
yang baru dibelinya. “Semua sudah terpasang dengan baik. Tapi setiap kali
saya tekan pedal kaki , tidak terjadi apa-apa.” Setelah diselidiki ternyata
“pedal kaki” yang dimaksud orang itu adalah : mouse.

8. Seorang lagi konsumen DELL marah besar karena komputer barunya tidak
nyala. Dia menjelaskan semua sudah terpasang dengan benar, dan ketika dia
menunggu selama 20 menit, tidak terjadi apa-apa pada komputernya. Ketika
teknisi DELL menanyakan apakah “power switch” sudah dinyalakan, dia balik
bertanya, “Power switch apa?”

9. Berikut adalah tanya-jawab antara petugas Novell NetWire dengan seorang
konsumen :
Penelepon : Hallo, dengan Tech Support?
Novell        : Ya, bisa dibantu?
Penelepon  : Tatakan gelas di PC saya patah. Apa mungkin saya bisa
menggantinya?
Novell        : Tatakan gelas ? Apakah itu hadiah saat Anda membeli
komputer?
Penelepon : Tidak. Tatakan gelas ini sudah ada di komputer saya. Dan ketika
saya meletakkan gelas saya di atasnya, tatakan itu patah. Yang saya ketahui,
di bagian depan tatakan itu ada tulisan “CD-ROM, 16X”.
(Saat itu juga, petugas Novell langsung mematikan telepon dan tertawa
terpingkal-pingkal…)

19 Mei 2008

Sophan Sophiaan meninggal karena kecelakaan atau karena kelalaian???

Aktor Senior dan juga mantan anggota DPR Sophan Sopihaan pada hari Sabtu tanggal 17 Mei 2008 meninggal karena terjatuh dari motornya. Kejadian itu terjadi di daerah Ngawi, tepatnya di kawasan hutan Widodaren. Almarhum pada saat itu sedang berkonvoi bersama teman-temannya yang tergabung dalam kelompok pengendara Harley dalam rangka memperingati hari Kebangkitan Nasional.

Coba kita telaah mengapa kecelakaan ini terjadi. Almarhum terjatuh dari kendaraannya setelah menghantam lubang besar yang berada di jalan. Setelah terjatuh, almarhum dibawa ke Rumah Sakit dengan ambulan. Akan tetapi dalam perjalanannya ke rumah sakit itu, Tuhan berkehendak lain.

Sebetulnya hal (kecelakaan) ini bukanlah hal yang baru. sebelum Sophan Sophiaan meninggal, sudah banyak korban-korban kecelakaan lain yang terjadi kurang lebih seperti kejadian ini. Entah sudah berapa banyak pengendara Sepeda motor terjatuh dan meninggal atau yang paling ringan luka-luka karena jalanan yang rusak. Akan tetapi tampaknya hal ini dibiarkan saja oleh pemerintah. Jalan yang berlubang tetap saja banyak

Harus berapa banyak lagi Sophan-Sophan yang lain yang menjadi korban, baru pemerintah akan memperhatikan kondisi infrastruktur di jalan?? Secara tidak langsung pemerintah bertanggung jawab atas jatuhnya korban akibat jalanan yang berlubang karena masalah infrastruktur jalan adalah tanggung jawab pemerintah.

19 Mei 2008

HARGA BBM YANG WAJAR DI INDONESIA JIKA DIBANDINGKAN DENGAN SINGAPURA

menurut pertamina harga BBM jenis premium di Indonesia adalah sebesar USD 0,49/ltr sedangkan solar mencapai USD 0,47/liter. Harga premium di Singapura adalah sebesar USD 1,37per liter dan solar mencapai harga USD 1,06 per liter.

fine. itu mungkin adalah benar. Here’s another fact :

pendapatan per kapita Indonesia 2007 : USD 1,946

pendapatan per kapita Singapura 2007 (koran Tempo 13 Mei 2008): USD 29.320

jika memakai perbandingan antara harga premium di Singapura berdasarkan pendekatan pendapatan per kapita yang dipublish, maka didapatkan seharusnya harga BBM jenis premium di Indonesia adalah sebesar USD 0,09 per liter atau sebesar Rp.845 per liter.

pesan untuk pertamina: Mbok ya kalau perbandingan itu apple to apple. jangan bandingkan negara kaya dengan negara miskin