Clash of The Titans jilid 2

Setelah bermain 0-0 pada leg pertama, pertarungan dua tim yang belum terkalahkan di liga Champion berlanjut di Old Trafford. Charles Puyol yang tidak turun pada leg pertama, pada leg kedua tampak segar sebagai kapten kesebelasan Barca. Rooney pada malam ini tidak diturunkan sebagai starter karena mengalami cedera pada pertandingan Liga Premier melawan Chelsea. Ji Sung, si pekerja keras dari Korea beroperasi di sisi kiri untuk bahu membahu dengan Evra mengawal ”New Maradona” Lionel Messi.

Di awal pertandingan, Messi sudah menebarkan ancaman yang hampir menyebabkan penalti setelah Scholes menjatuhkannya sedikit di luar kotak penalti.

Paul Scholes mencetak gol kemenangan di pertandingan ini dengan sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti setelah meng-intercept umpan pendek Zambrotta..

Pada menit ke-17 Lionel Messi menggiring bola dari sisi kanan melewati dua pemain MU dan melepaskan tendangan keras yang masih dapat ditepis oleh Van Der Saar.

Dua menit berturut-turut Barca mengancam lewat tendangan keras Deco dari luar kotak penalti dan Messi melepaskan umpan silang yang menyebabkan sedikit kemelut di gawang MU, sayang tidak menghasilkan gol.

Menit ke 40, Ji sung melepaskan crossing dari sisi kanan petahanan Barca yang mampu disundul Nani di depan gawang Valdes, sayang bola sedikit melebar dan tidak mengubah skor pertandingan.

Secara overall pertandingan babak pertama berlangsung menarik. Barca pada pertandingan ini tetap melakukan sepak bola menyerang terutama setelah kemasukan gol di menit ke 14. Penguasaan bola pada babak pertama dipegang oleh Barca dengan 57% possesion Messi beberapa kali menebarkan ancaman dengan dribble menawan melewati beberapa pemain belakang MU. Namun pemain belakang MU meski tanpa Vidic tampil apik. Alur penyerangan MU tampak agak sedikit tersendat karena Nani sebagai sayap kanan tampak kurang bermain lepas, padahal selama ini permainan MU identik dengan pergerakan sayap yang luar biasa dari kedua sisi. Ronaldo, tampak bermain lebih sebagai penyerang tampil di bawah form terbaiknya.

Menit ke di 51 babak kedua keluarlah kartu kuning pertama yang diberikan kepada Zambrotta setelah melanggar keras Evra. Nani kembali membuang peluang emas umpan Ronaldo depan gawang di menit ke 52.

Menit ke 56 kerja sama apik Ronaldo dan Tevez kembali diselamatkan dengan gemilang oleh Valdes.

58’ tendangan Deco dalam kotak penalti mampu dihadang oleh Brown.

59’ Nani setelah menggiring bola dari luar kotak penalti, melepaskan tendangan keras, namun sayang jauh melambung di mistar gawang El Barca.

Menit ke 60, pelatih Frank Rijcard menurunkan Henry menggantikan Iniesta untuk menambah daya gedor lini depan Barcelona.

63’ tendangan bebas 32 meter mengenai pagar betis MU dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Bojan krkic, pemain Catalan lulusan akademi sepakbola barca menit ke 71 turun menggantikan E’to yang tampil kurang baik pada pertandingan ini

MU melakukan double subtitution menit ke 76 dengan menurunkan Giggs dan Fletcher menggantika Scholes dan Nani.

Henry menyundul bola hasil sepak pojok di menit ke 77, sayang arah bolanya tepat pada pelukan Van Der Saar

Ronaldo menggiring bola dari sisi kiri pertahanan Barca kan tetapi bola hasil tendangannya sedikit melenceng dari gawang Barcelona

Henry kembali mengancam di menit ke 81, tetapi kembali bola diamankan dengan baik oleh kiper MU.

Untuk mengejar ketinggalan Barca menurunkan 4 striker pada menit ke 87 dengan turunnya Gudjohnsen karena dengan mencetak satu gol saja, El Barca akan maju ke Final karena mencetak gol away.

Akhirnya El Barca tidak mampu melewati hadangan tiga klub Inggris sepertihalnya musim lalu Milan berhasil menjadi juara setelah menjadi satu-satunya klun non Inggris di semifinal. padahal statistik menunjukkan el Barca menguasai pertandingan dengan melpaskan 14 kali tendangan ke gawang berbanding 7 kali yang dilakukan MU. Ball possesion-pun menunjukkan 58% penguasaan bola oleh Barcelona.

MU di bawah asuhan Sir Alex Ferguson berhasil maju ke puncak liga Champion untuk kedua kalinya setelah terakhir menjadi juara pada tahun 1999 menantikan lawan dari sesama Inggris, Liverpool atau Chelsea.

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s