Karena Tarif Pajak Turun, Aparat Makin Agresif

JAKARTA. Siap-siap saja menyaksikan agresifnya aparat pajak berburu rupiah tahun depan. Kesepakatan antara pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atas Rancangan Undang-Undang Pajak Penghasilan (RUU PPh) akan membawa konsekuensi buat kita semua.

TARGET PAJAK 2009
Memang, sebagian besar tarif PPh nonmigas akan turun bila dibandingkan dengan tarif yang tercantum di UU PPh yang lama. Sebut saja tarif PPh untuk Wajib Pajak (WP) pribadi, WP badan atau pajak dividen yang persentasenya mengerut, bahkan ada pajak fiskal ke luar negeri yang bakal menghilang. Karena penurunan itu, Direktur Jenderal Pajak Departemen Keuangan Darmin Nasution memperkirakan potensi kehilangan pendapatan PPh nonmigas Rp 40,8 triliun.

Menurut Darmin, kesepakatan atas RUU PPh akan membuat Indonesia bisa bersaing dengan negara lain dalam menjaring investasi. “Tren pajak dunia saat ini terus menerus, “katanya.

Tapi, konsekuensinya, aparat pajak akan semakin giat memburu kewajiban Anda. Darmin berjanji akan mengoptimalkan program esktensifikasi dan intensifikasi pajak. Dia memang tak menyebut angka. Tapi bobot kegiatan perluasan basis pajak ini bisa menjadi penyumbang terbesar kenaikan penerimaan pajak tahun depan.

Sedangkan dari intensifikasi pajak, ia yakin bisa meningkatkan kepatuhan WP antara 3%-4% atau senilai Rp 14 triliun berdasarkan target penerimaan pajak tahun ini yang sebesar Rp 480,8 triliun.

Itu sebabnya, Darmin yakin penerimaan PPh nonmigas tahun depan tetap akan tumbuh 21% atau Rp 100,8 triliun lebih tinggi dari 2008. Walhasil, target penerimaan pajak 2009 bisa mencapai Rp 581,7 triliun. “Pertumbuhan ini sudah menutup potential loss tadi, “katanya.

Bila pertumbuhan 2009 ini tercapai, berarti akan menjadi pertumbuhan penerimaan pajak nonmigas yang terbesar dalam lima tahun berakhir yang selama ini cuma 19,17%.

Martina Prianti

Harian Kontan, 22 Juli 2008

comment: penurunan tarif pajak diharapkan dapat menambah jumlah investor yang ingin berusaha di indonesia. dengan demikian diharapkan pula untuk mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia. Semakin banyak orang yang bekerja, Pemasukan PPh yang semakin banyak pula dari perorangan. Jadi sepertinya pada tahun depan ini yang akan dikejar lebih banyak kepada Wajib Pajak Orang Pribadi. Dugaan saya ini juga diperkuat dengan penerapan sunset policy pada tahun ini.

sayang sekali tarif pajak atas dividen hanya dikurangi, bukan dihapuskan sama sekali. Hal ini tetap dapat memicu penggelapan pajak dari sektor Badan maupun orang Pribadi.

Tinggalkan komentar

Filed under pajak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s