Tak Punya NPWP, Bayar Fiskal Rp 3 Juta Mulai 2009

Jakarta – Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk mengajak masyarakat memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Selain membebaskan fiskal bagi pemilik NPWP pada 2009, pemerintah tengah menggodok kenaikan pajak fiskal hingga 3 kali lipat bagi yang tidak memiliki NPWP.

Demikian disampaikan anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng ketika dihubungi detikFinance, Rabu (3/12/2008).

“Kalau yang sekarang fiskal yang berlaku Rp 1 juta. Tapi lagi dibuat, kalau yang punya NPWP gratis fiskal, tapi yang nggak punya NPWP bayar Rp 3 juta,” katanya.

Menurutnya Melchias, kenaikan fiskal bagi yang tidak memiliki NPWP itu masih digodok di internal pemerintah. Kalaupun disepakati, pemerintah bisa langsung menerapkannya melalui Peraturan Pemerintah (PP) dan berlaku mulai 1 Januari 2009 hingga 2010.

“Karena targetnya 2011 sudah tidak ada lagi fiskal,” katanya.

Namun sebagai anggota DPR, Melchias menyarankan agar pemerintah memberikan beberapa dispensasi. Seperti untuk masyarakat yang ke luar negeri karena keperluan umroh atau naik haji, beasiswa, dan kasus lainnya.

Kenaikan fiskal ini merupakan langkah pemerintah untuk mendongkrak kepemilikan NPWP karena kesadaran masyarakat membayar pajak masih dirasa kurang.

“Pemahaman masyarakat tentang NPWP kurang, mereka pikir kalau punya NPWP nanti dikejar-kejar. Stigmanya masih seperti itu,” katanya.(lih/qom)

sumber: detikfinance

comment:

seberapa besar keyakinan anda dengan fiskal yang lebih mahal ini, jumlah NPWP orang pribadi akan bertambah? Baru beberapa hari yang lalu saya berbincang-bincang dengan beberapa rekan, dan saya mendapati hal yang menarik. Mereka lebih rela untuk membayar fiskal lebih besar daripada memiliki NPWP. Dan dari informasi yang saya dapatkan, beberapa pedagang grosir di tanah abang-pun memiliki pemikiran yang sama.

Saya akan menceritakan pengalaman yang menarik tiga tahun yang lalu. boss saya menerapkan pengenaan PPh pasal 23 yang lebih tinggi untuk supplier yang tidak memiliki NPWP ketimbang yang telah memiliki NPWP. Alasan yang dikemukakan adalah ya itu tadi, untuk mendorong kepemilikan NPWP untuk mengurangi risiko corporate (sampai sekarang saya tidak memahami risiko corporate yang dimaksud)…dan guess what…beberapa tidak ada satupun supplier yang tadinya tidak memiliki NPWP yang akhirnya memilih untuk membuat NPWP. heheheh…jadi Good luck deh untuk dirjen pajak dalam masalah fiskal ini.

Tinggalkan komentar

Filed under pajak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s