JAWA : Nasib Pendidikan Ponari

endidikan tabib cilik M. Ponari yang membuka praktik lagi di Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang masih dikhawatirkan.

http://regional.kompas.com/read/xml/2009/03/15/20002329/Nasib.Pendidikan.Ponari

Ponari mempunyai penghasilan kotor 50juta satu hari (sebelum dibagi2 ke orang tua,paman,tetangga,ketua RT,ketua RW, kepala desa,koramil dll,dsb). Ketika prakteknya ini dihentikan, banyak pihak yang tadinya mendapatkan penghasilan lebih, akhirnya gigit jari. Apakah Ponari sendiri yang berpikiran untuk mogok sekolah jika tidak diijinkan praktek? Atau ada pihak2 lain yang mempunyai kepentingan yang “meracuni” pemikiran Ponari?

Dan yang terpenting, apakah praktek ponari ini memberikan nilai tambah bagi bangsa dan rakyat banyak sehingga harus dipertahankan? Miris rasanya melihat orang2 yang minum air dari selokan rumah Ponari, rembesan air hujan dari genteng rumah Ponari. Apakah orang2 yang sudah minum air celupan batu dari Ponari betul2 sembuh? Apakah pembodohan dari sekian banyak orang ini akan tetap dibiarkan karena ancaman Ponari untuk mogok sekolah?

Sebaiknya biarkan saja Ponari tidak sekolah lagi jika demikian, mengorbankan satu orang untuk melindungi orang banyak tampaknya adalah suatu hal yg lebih masuk akal ketimbang melihat orang yg minum air ga jelas juntrungannya. Apakah jika Ponari bersekolah lagi, dia akan menjadi seorang dokter yang luar biasa di kemudian harinya?

Regards

Johan Teddy

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s